faktabaruu.net TOJO UNA-UNA – Kawasan wisata Pakang Beach, Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, mendadak mencekam pada Sabtu (07/03/2026) pagi. Sebuah insiden pembunuhan sadis menimpa seorang karyawati bernama Rindi Antika, yang diduga tewas di tangan rekan kerjanya sendiri.
Merespons laporan tersebut, jajaran Polres Tojo Una-Una (Touna) langsung melakukan pergerakan taktis untuk mengamankan lokasi dan mencegah konflik meluas. Kronologi Penanganan Cepat Kepolisian
Pukul 09.25 WITA, Pamapta 3 Polres Touna, Aipda Hori Lalona, memimpin langsung piket fungsi menuju lokasi kejadian. Langkah pertama yang diambil adalah memastikan sterilisasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memberikan bantuan medis kepada korban.
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Iptu Martono, mengonfirmasi bahwa gerak cepat ini merupakan prioritas utama untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Touna.
"Pamapta bersama anggota langsung bergerak mengecek kondisi korban di Puskesmas Ampana Tete. Ambulans Sidokkes Polres juga dikerahkan untuk membantu evakuasi korban menuju rumah duka," ujar Iptu Martono. Pelaku Berhasil Diamankan
Berdasarkan informasi di lapangan, pelaku yang berinisial NYT merupakan oknum sekuriti di lokasi wisata tersebut. Ia diduga melakukan penikaman secara membabi buta terhadap korban. Saat ini, pihak kepolisian memastikan situasi telah terkendali:
Status Pelaku: NYT sudah diamankan di Mapolres Touna untuk pemeriksaan intensif. Olah TKP: Unit Identifikasi Sat Reskrim yang dipimpin Aipda Agustan telah melakukan pendalaman di lokasi kejadian.
Pengamanan Tambahan: Personel Sat Samapta disiagakan di rumah duka untuk mengantisipasi potensi konflik susulan. Imbauan kepada Masyarakat
Selain tindakan represif, Polres Touna juga mengedepankan pendekatan humanis. Bhabinkamtibmas Desa Borone, Aipda Reki A. Paath, telah menemui orang tua pelaku agar bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.
Kepolisian juga berkoordinasi dengan Kepala Desa Padang Uloyo untuk meredam emosi warga. Keluarga korban diminta untuk sepenuhnya mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri.
"Kami mengimbau warga agar tetap tenang. Pelaku sudah dalam penanganan kami dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkas Iptu Martono.
Humas Polres Tojo Una-Una

