faktabaruu.net PALU – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah terus memacu kesiapan infrastruktur jalan. Kepala Dinas PU Bina Marga Sulteng, Hi. Faidul Keteng, menegaskan bahwa pemeliharaan rutin di seluruh ruas jalan provinsi kini telah mencapai tahap penyelesaian.
Dalam konfirmasi di ruang kerjanya pada Kamis (12/03/2026), Faidul Keteng mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik. Fokus Penanganan Lubang dan Proyek Strategis
Faidul menjelaskan bahwa tim di lapangan telah bergerak cepat menutup lubang-lubang di sepanjang jalan provinsi. Selain pemeliharaan rutin, beberapa proyek rekonstruksi besar yang berjalan sejak tahun 2025 kini telah rampung dan siap digunakan.
"Untuk jalan provinsi, semua lubang sudah ditutup. Beberapa pekerjaan strategis juga sudah selesai di tahun 2026 ini, seperti Rekonstruksi Jalan SP Buatan – Bilo di Kabupaten Tolitoli dan Rekonstruksi Jalan Ruas Hae – Sangginora di Kabupaten Poso," jelas Faidul kepada awak media. Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Titik Longsor
Menyadari topografi Sulawesi Tengah yang rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem, Dinas PU telah menyiagakan alat berat di titik-titik krusial. Siaga Alat Berat: Armada ekskavator telah ditempatkan secara standby di jalur-jalur rawan.
Mitigasi Bencana: Penempatan ini bertujuan agar jika terjadi longsoran akibat hujan lebat, petugas bisa langsung melakukan pembersihan tanpa harus menunggu lama, sehingga arus lalu lintas tidak terputus. Target Zero Accident
Langkah masif ini diambil demi menekan angka kecelakaan lalu lintas. Faidul Keteng berharap, dengan kondisi jalan yang mantap dan kesiapan alat berat, para pengguna jalan dapat menempuh perjalanan mudik dengan aman.
"Harapan kami tentu untuk mengurangi potensi kecelakaan. Kami ingin memastikan tidak ada kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kerusakan jalan selama masa mudik Lebaran nanti," pungkasnya.
[Nama Enal /Redaksi]
