faktabaruu.net SIGI – Peningkatan infrastruktur pertanian di Kabupaten Sigi terus dipacu. Proyek rehabilitasi jaringan irigasi utama di Desa Ampera, Kecamatan Palolo, kini telah rampung 100 persen. Proyek di bawah kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya sebagai bagian dari program Inpres Tahap 3.
Bayu, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jaringan irigasi BWS Sulawesi III, memastikan bahwa pekerjaan sepanjang 1.400 meter tersebut telah selesai sesuai target. Kehadiran irigasi ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi distribusi air di lahan persawahan Dusun 1, Desa Ampera.
Respons Positif Masyarakat Tuntasnya proyek ini disambut haru oleh warga setempat. Pasalnya, selama ini petani kerap kesulitan mengolah sawah akibat arah aliran air yang tidak beraturan.
Kepada media (26/02/2026), perwakilan masyarakat Desa Ampera, yakni Agus, Ali, Ober, dan Alesk, menyampaikan rasa syukur mereka.
"Kami sangat membutuhkan sekali air ini. Selama ini kami tidak dapat air karena arahnya tidak menentu. Dengan selesainya pembangunan jaringan irigasi ini, kami sangat bersyukur karena sekarang sudah mulai lagi tanam padi," ungkap mereka.
Palolo Sebagai Pilar Ketahanan Pangan Kecamatan Palolo memegang peranan vital sebagai salah satu kawasan ketahanan pangan di Kabupaten Sigi. Dengan jaringan irigasi yang kini lebih tertata dan kokoh, potensi gagal tanam akibat kendala teknis pengairan dapat ditekan seminimal mungkin.
Langkah PPK BWS Sulawesi III dalam mengawal proyek ini diapresiasi warga karena berdampak langsung pada ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para petani padi yang kini bisa kembali berproduksi secara normal.
Editor: [Nama Enal /Redaksi]
.jpg)