faktabaruu.net Touna - Sempat diklarifikasi oleh Kabid Cipta Karya PU Touna Ramli ST, M,AP. terkait proses Pembangunan proyek SPAM air bersih di Desa Mpoa
Kecamatan Ampana Tete ke pihak media.
Tetapi berbanding terbalik dengan pernyataannya bahwa proyek itu sudah memenuhi spesifikasi, kenyataannya berbeda dilapangan.
Namun masyarakat bersikeras menduga kuat proyek tersebut yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai cukup fantastis yakni Rp 8 Miliar diduga beraroma korupsi.
"Adapun penyampaian Kabid kami menduga adalah upaya pembelaan diri dari kesalahan teknis yang telah mereka perbuat ditahun 2024, dengan sejumlah kejanggalan yakni menggunakan pasir lokal diduga tidak layak untuk dijadikan material pembangunan dengan kondisi bercampur tanah,"beber sejumlah Warga Desa Mpoa, kepada media (15/7/2025).
Lanjut warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa kondisi pipa terpasang sebagian mengunakan pipa tipe HDP,E sementara lainya menuju kampung pipa induk tepat pada pembagian jalur air menggunakan paralon biasa.
"Pipa 4 Inch dipasang cuma dipinggir sungai ada dugaan tidak sesuai spek," ucap sumber lainnya.
Hal itu diutarakan sejumlah warga, kepada media ini, belum lama ini, yang menyoroti proyek SPAM pipanisasi di daerahnya.
Hingga berita ini diturunkan sejumlah warga hingga saat ini, kepada media ini, masih menyoroti proyek SPAM pipanisasi di desa mereka, Desa Mpoa, Ampana Tete, Touna. *Tim*
