faktabaruu.net PALU,-- Proyek pembangunan akses utama Huntab Donggala yang dipercayakan kepada PT Aphasko Utama Jaya, kini tengah menjadi sorotan.
Sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pengerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan Spek.
Salah satu proyek yang disorot adalah pembangunan akses utama Huntab Donggala yang saat ini masih tengah dikerjakan.
Proyek senilai Rp34 miliyar lebih itu milik BPJN Sulteng, salah satu item pekerjaan yang menjadi sorotan khusus terkait pekerjaan penahan tebing.
"Kualitasnya sangat diragukan, coba lihat pak, batu yang digunakan sebagian besar ukuran batu kecil.Jadi gampang roboh," ungkap salah satu warga Desa Lende, Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala, bernama Ansar (40) kepada media ini, Rabu (2/7-3025).
Ansar meminta agar aparat hukum memonitor proyek akses jalan utama Huntab Donggala.
Sementara itu, pihak PT Aphasko Utama Jaya, Hendra, yang dikonfirmasi via nomor 0811-403xxxx WhatsApp nya belum memberikan tanggapan terkait keluhan itu.Hendra hanya menjawab 'minta maaf, Kami lg di luar Kota, nanti akhir bulan baru ke Palu," tulis Hendra, Kamis (3/7-2025).(Adi,)
