faktabaruu.net Poso,Keberadaan bangunan ruang guru di SD GKST 1 menuai sorotan. Pasalnya, keberadaan proyek tersebut tidak dilengkapi dengan pemasangan papan proyek saat kegiatan berjalan.
Selain tidak terpasang papan proyek keberadaan bangunan bersusun batako tersebut menjadi tanda tanya dengan melihat bangunan lainya mengunakan batu merah.
Pihak guru yang dikonfirmasi media ini, Sabtu (16/9) membenarkan hal itu.
"Memang semenjak bangunan berdiri se tau kami tidak terpasang papan proyek,"ungkap salah satu guru yang meminta tidak dipublis identitasnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke pihak Dinas P dan K Poso melalui Kabid Pendidikan Marten, membantah tidak terpasangnya papan informasi proyek.
"Papan proyeknya sudah terpasang dari awal namun dirubuhkan anak-anak kemungkinan sudah digunakan sebagai mainan," elaknya.
Disoal tentang pasangan batako, kata Marten, itu sudah sesuai mengikuti anggaran sebesar Rp.186.165000,.
"Jadi menurut saya pihak pemenang CV.Empat Raja Wali Muda,tidak melakukan pelanggaran Hukum atau menyimpang dari juknis yang kami berikan dalam kontrak kerja"pungkasnya.(Arwis)
